Yogyakarta Gamelan Festival

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) adalah festival internasional yang mewadahi pertemuan pemain dan pecinta gamelan dari seluruh dunia setiap tahunnya. Mulai menyapa pecinta gamelan sejak 23 tahun lalu, YGF lahir dari keresahan akan ketidakhadiran  gamelan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ada banyak penyebabnya. Yang paling utama adalah stigma negatif yang dilekatkan padanya. Gamelan diidentikkan dengan “orang tua” dan hal-hal berbau mistis, sehingga anak muda enggan mempelajari dan memainkannya. Gamelan dianggap tak memiliki potensi menjadi tren yang digemari kawula muda layaknya musik modern, sehingga perlahan namun pasti eksistensinya mulai terkikis. Kurang atau bahkan nihilnya wadah bagi penikmat gamelan pun turut membahayakan eksistensi gamelan di daerah asalnya. Sementara itu, gamelan mulai merambah dan mendapatkan tempat di hati pecinta musik negara lain.   

Keresahan ini dirasakan Sapto Raharjo, seorang maestro gamelan, sehingga Ia kemudian menggagas YGF. Pada 1995, untuk pertama kalinya YGF digelar dan menandai lahirnya wadah bagi eksistensi gamelan yang telah dikenal setidaknya di 36 negara. Sejak saat itu, YGF terus menjadi media berkumpul, berkomunikasi dan berinteraksi yang ditunggu-tunggu pemain dan pecinta gamelan. Selain itu, YGF pun diharapkan dapat terus menyuarakan keberadaan gamelan serta mengajak setiap orang untuk berkontribusi terhadapnya. Semangat inilah yang melahirkan YGF dan terus dihadirkan di setiap tahunnya.

YGF dikelola oleh komunitas pecinta seni gamelan dalam kebersamaan, untuk bisa saling mendukung aktivitas. Mengelola jaringan bisnis yang terkait dengan seni gamelan dalam konteks saling menguntungkan dan selalu menyuarakan keberadaan seni gamelan baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional.

Berbagai dukungan datang dari instansi formal maupun non formal. Termasuk  dari komunitas pemain gamelan atau yang sering disebut dengan gamelan players, bahkan dukungan dari para penikmat musik gamelan (gamelan lovers) yang belum tentu bisa memainkan gamelan juga berperan sangat besar. Menggagas kehidupan seni gamelan yang dinamis, selalu menyelaraskan diri dengan jaman tanpa harus kehilangan latar belakang budayanya dan saling menghargai keanekaragaman kebudayaan di dunia menjadi visi dari diselenggarakannya Yogyakarta Gamelan Festival ini.

Dan dengan misi untuk menciptakan dan mengelola media yang secara berkesinambungan menjadi sarana berkumpul, berkomunikasi dan berinteraksi bagi para pencipta seni gamelan dan membantu mereka yang sedang mempersiapkan masa depan untuk terlibat dalam dunia seni gamelan maupun yang akan menguatkan potensi yang sudah dimiliki dalam berbagai bentuk kegiatan.

Kini saatnya kita bangga dengan budaya yang kita punya, yang banyak diakui dan dipelajari oleh negara tetangga bahkan dunia. Sudah saatnya Yogyakarta Gamelan Festival patut disejajarkan dengan festival kelas dunia lainnya. Saatnya Yogyakarta Gamelan Festival menjadi ‘ICON’ Yogyakarta.

23rd Yogyakarta Gamelan Festival - 2018